Tuesday, July 2, 2013

Hobiku Menulis Not Angka :)




My Notbooks
Aku gemar menulis not angka. Yap, mungkin kalian sudah tahu itu. Tapi, bagaimana caraku untuk menulis, mencari, dan menemukan not angka dari sebuah lagu? Dan bagaimana awalnya aku dapat ide untuk mempostingnya di blog? Hm.. bingung juga sih jelasinnya. Tapi aku akan menceritakan semuanya disini. Semoga bisa menjawab pikiran kalian yang bertanya-tanya tentang ini ya kawan! :)

Aku mulai gemar bermain pianika pada usia 11 tahun. Namun sebelum memegang pianika, aku hobi memainkan seruling, atau yang kini biasa disebut dengan recorder.

Disore hari, aku yang saat itu masih kelas 5 SD cukup sering memainkan serulingku di teras rumah. Duduk-duduk santai di kursi teras, atau hanya sekedar berbaring di lantai. Sambil melihat buku cetak KTK (Seni budaya) aku memainkan beberapa lagu nasional dan daerah dengan serulingku. Karena waktu itu aku belum terpikirkan untuk menulis not lagu, terkadang juga aku senang membuat tangga lagu melalui aplikasi musik di handphone. Tapi, itu hanya selingan saja, karena aku pusing melihat not-not balok yang banyak di aplikasi itu. Ribet juga, Hehe..
Musik pertama yang paling aku hafal disaat bermain seruling adalah :
sol mi mi, fa re re, do re mi fa sol sol sol … sol mi mi, fa re re, do mi sol sol do … re re re re re mi fa, mi mi mi mi mi fa sol …
sol mi mi, fa re re, do re mi fa sol sol sol … sol mi mi, fa re re, do mi sol sol do …

Yap, saat itu aku hanya hafal musiknya, tapi nggak pernah tahu lagu apa itu :D Omku yang mengajariku juga gak pernah kasih tahu itu lagu apa.. Dan belakangan aku ketahui, ternyata itu adalah musik dari sebuah lagu sunda yg judulnya "Abdi Boneka". Katanya sih, itu lagu lama. Aku juga baru tahu pas denger ka Raffi Ahmad nyanyiin lagu itu di YKS, hehe :D

Ini lirik lagunya :
"Abdi teh ayena, gaduh hiji boneka
Teu kinten saena, sarang lucuna
Ku abdi dierokan, erokna sae pisan
Cing mangga, tingali boneka abdi"

Yang Artinya:
"Saya tuh sekarang, punya sebuah boneka
Tak terkira bagusnya, juga lucunya
Saya pakaikan baju, bajunya bagus sekali
Silakan, dilihat boneka saya "

Selain musik itu, waktu masih belajar seruling aku juga suka mainin ini :
Do re mi, do mi do mi … mi, re fa fa mi re fa … mi, fa sol, mi sol mi sol … fa, sol la la sol fa la …
Sol, do re mi fa sol la … la, re mi fa sol la si … si, mi fa sol la si do …
Do si la, fa si sol do … do re mi fa sol la si do … sol do

Kenal lagu itu? Gampang kok! Tebak aja sendiri ya.. hehe, skali2 gitu ada tebakan dipostinganku :D

Okey, lanjut lagi, yaa! :)
Dan … setelah Mama membelikanku sebuah pianika, aku jadi lebih sering bermain musik. Itu rutinitasku setiap hari jika merasa bosan bermain sendirian di rumah. Dengan bermain pianika atau seruling di teras rumah, terkadang juga temanku suka datang dan menemaniku bermain musik.

Jika Omku (adiknya Mama) ada waktu luang, di masa-masa itu aku juga cukup sering bermain pianika dengan diiringi musik gitar darinya. Aku memainkan not dasar liriknya, sementara Omku itu mengiringinya dengan permainan gitarnya, dan kadang-kadang juga dia jadi vokalis dadakan :D Meskipun kadang nyambung kadang enggak, permainan musik itu terasa menyenangkan, karena kami bisa saling berbagi dan menyatukan sebuah lagu.

Mau tau, lagu pertama yang aku pelajari dengan pianika? Lagu yang selain lagu nasional dan lagu daerah yang sudah biasa aku mainkan dibuku KTK. Lagu yang menurutku paling gampang dihafal, yaitu lagu : Ungu - Andai Ku Tahu, lagu Gaby - Tinggal Kenangan, dan Repvblik – Hanya Ingin Kau Tahu. Ketiga lagu yang memang saat itu lagi hits-hitsnya.

Setahun kemudian, aku naik ke kelas 6 SD. Dan disitulah aku mulai aktif bermain musik di sekolah. Terkadang aku membawa seruling, kadang juga pianika ke sekolah. Dan pastinya, aku yang di kelas 6A juga ikut bermain pianika bersama teman-teman sekelasku, saat upacara bendera tiap dua minggu sekali. Karena tiap hari senin memang harus bergantian dengan teman-teman di kelas 6B.

Oh ya, setelah lulus SD, aku sempat berhenti bermain pianika selama beberapa bulan. Karena sudah lama tidak menggunakannya, pianika itu pun aku berikan pada seorang adik sepupuku yang saat itu masih kelas 6 SD. Kegemaranku akhirnya pindah haluan ke jalur seni lainnya yaitu “melukis”.

Dan disaat ulang tahunku yang ke-14, Mama memberiku kejutan dengan membelikanku sebuah Keyboard yang ukurannya cukup besar. Berkali-kali lipat dari pianika. Awalnya aku hanya ingin sebuah piano kecil seukuran pianika, yang menggunakan baterai karena aku capek jika harus meniup. Lagipula, harganya juga berkali-kali lipat dari pianika. Tapi, Mamaku mengerti dengan hobiku semasa SD dulu yang telah hilang. Ia pun tahu aku sangat ingin mempunyai keyboard, atau piano besar. Namun aku juga tak pernah mau membuatnya susah. Dan akhirnya, Mama tetap membelikanku keyboard itu. Terima kasih, Mama :*

Oiya, ada satu cerita lucu saat aku bosan bermain pianika karena capek meniupnya. Aku masih ingin memainkannya, tapi nafasku yang seakan tak ingin aku meniupnya.
Melihatku yang kecapean, Omku yang sering menemaniku bermain sambil dia juga memainkan gitarnya itu pun mempunyai ide dengan cara memasangkan balon diujung selang pianika tersebut. Hahaha … dan benar juga, pianika itu bisa berbunyi setelah Omku meniup balon gede-gede, lalu memasangnya di ujung selang pianika. Tapi akhirnya, Omku itu juga yang capek kehabisan nafas untuk meniup balon. :D

Nah! Setelah akhirnya bisa punya keyboard, mulai deh, aku hobi lagi bermain musik. Awalnya sih, aku hanya iseng menulis not angka lagu dibuku catatanku. Hanya sekedar nulis, supaya aku nggak lupa lagi sama notnya. Lagu pertama yang aku tulis notnya adalah lagu religi Ungu - Andai Ku Tahu, dan selanjutnya lagu religi Ungu yang lainnya. Hanya lagu-lagu yang kusuka, yang bagiku cukup mudah untuk dicari not angkanya.

Kalau ditanya cara untuk mencari not angka itu, aku juga bingung untuk jelasinnya. Tapi yang terpenting adalah, kita harus tahu dimana letak nada doremifasollasido-nya, termasuk juga yang tuts hitamnya (blacknot). Meski tanpa angka dimasing-masing tuts seperti di pianikaku dulu, aku sudah tahu dimana letak ke delapan nada-nada tersebut pada keyboard. Dan karena itu, sejak awal aku tak ingin mencoret angka pada tuts-tuts keyboard itu. Hanya menempelkan beberapa stiker kecil untuk menandakan dimana letak nada “do”, itu sudah cukup bagiku untuk siap mencari not angka lagu.


Jujur, aku belum mengerti dan belum bisa memainkan chord. Kenapa? Yaa karena kedua tanganku kaku, aku hanya bisa bermain piano dengan sebelah tanganku (lima jari). Kadang juga aku mencobanya, tapi susah hafalinnya. Karena itulah, aku tidak pernah menyertakan chord pada not-not angka yang aku tulis. Hanya menambahkan kunci nada dasarnya saja. Mungkin, itu sudah cukup untuk teman-teman yang masih pemula.

Sekitar 3 tahun yang lalu, kira-kira tahun 2010, aku dapat ide untuk me-scan catatan not lagu yg aku tulis itu. Dapatnya dari mana? Aku gak tahu juga, hehe.. Awalnya aku hanya iseng2 mencoba alat scanner printerku, lalu kulihat gambarnya dalam format jpg. Gambarnya bersih dan jelas, tulisanku juga lumayan bisa dibaca. Jadi aku coba untuk menguploadnya ke blogku yang isinya masih beberapa artikel catatanku. Dan ... Alhamdulillah, banyak juga yang suka karyaku. Malah lebih banyak yang request.

Meski not angka yang lagunya pertama kali aku tulis yaitu Ungu - Andai Ku Tahu, tapi postingan not angka yang pertama ku upload adalah 2 lagu Hijau Daun yg judulnya "Suara (Ku Berharap), dan Cobalah. Catatan not lagu itu berasal dari notbook ku yang kedua, setelah yg gambar Mickey Mouse ini.
<- Ini adalah notbook pertamaku, yang lagu-lagu awal hanya kutulis dengan menggunakan pensil agar lebih mudah dihapus jika ada yang salah. Barulah kemudian dipertengahan halaman aku menulis lagu dan notnya dengan menggunakan pulpen.

Dan sampai saat ini, sudah ada 13 notbook plus beberapa lembar kertas binder yang telah penuh dengan tulisan lagu dan catatan not lagu yang awalnya aku cari menggunakan pianika, lalu kemudian memakai keyboard. 

Entah hanya sekedar hobi atau pengusir rasa bosan, tapi aku merasa senang bisa melakukannya. Aku bersyukur dengan apa yang kumiliki saat ini. Meski dengan tangan yang kaku, aku masih bisa memegang pena dan menulis. Aku juga senang karena karyaku ini bisa membantu teman-teman yang terkendala saat mencari not angka lagu. Dan semoga, kedepannya aku bisa menjadi lebih baik lagi. Amiinn … allahumma amiinn … :)

0 comments:

Post a Comment

 

Suara Hatiku Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates